Senin, 12 Januari 2015

Marry me or we break?

This fanfic just fiction. Don't get too serious.

Min : (ngomong sama kaca) Bagaimana kalau kita putus? Ahh anii.. Saeun-ie kita akhiri sampai sini. Ahh~ tidak tidak..

Min : Aku tidak ingin berpisah. Tapi aku juga sedang ingin fokus ke karir. Bagaimana kalau kita break dulu?

Min : Kim saeun. Mianhae..

Me : Oppa. Mwohae?

Min : Haa~ kamjakkiya. Jangan bikin kaget dong Chirokyu.

Me : Habisnya ngomong sendiri sama kaca. Kenapa sih? Kau sudah cukup ganteng kok.

Min : Aniyo, bukan masalah itu.



Kyu : Chirokyu-yaa!! (ada suara manggil dari jauh)

Me : Ne!?

Kyu : Disini kau rupanya, bodoh. Kalau sudah siap keluar! Aku menunggumu. (pergi keluar)

Me : Ne. Sebentar.

Min : Mau kemana?

Me : Kantor imigrasi mengurus surat pribadi. Aku bisa pergi sendiri. Tapi dia memaksa ikut. Romantis bukan?

Min : Biasa saja sih..

Me : Oppa! Apa kau berpikir dia akan menggodaku? Apa setelah ini dia akan mengajakku jalan-jalan?

Min : Hanya menemani. Kau jangan berharap banyak pada Kyuhyun.

Me : Oppa kejam! Ah tapi memang benar. Jja~ aku pergi dulu. Hati-hati kalau mau mengakhiri hubungan, arra? Buat alasan yang masuk akal. Perhatikan perasaan wanita. Okeyy galkke..

Min : Ne.. Eh!? Dia tau darimana kalau..

Min : Yakk!! Chirokyu! Kau nguping yaa!?

Min : *merogoh kantung boxer, ngambil ponsel*

Min : *menghubungi seseorang* Saeun-ah, bisa kita bertemu?

=====

15.25 KST

At "tempat makan terpencil pinggiran kota. Biar nggak keliatan fans."

Min : (melirik arloji) Bagus. Dia terlambat 25 menit. Jadi punya alasan kuat untuk mengatakan putus.

Eun : Hosh hosh~ chagia mianhae. Aku habis latihan musikal. Tidak tahu kalau macet.

Min : Kau memang selalu terlambat. Kapan kau tidak pernah terlambat.*judes*

Eun : Aku kan sudah minta maaf. Mianhae *tearing* hiks hiks *mau nangis*

Min : Ehh ehh uljima~

Eun : Huweeee~~~

Min : Cup cup jangan nangis lagi ne. Ntar dibeliin es krim.

Eun : Hiks hiks, rasa strawberry ya

Min : Ne -____- (aku memang lemah melihat wanita menangis)

*Setelah mendapat es krim, kemudian..*

Eun : Bokkeumbap 2. Dan strawberry juice 1. Kau apa?

Min : Coffee

Eun : Kopi 1. Terima kasih..

Min : (dalam hati) Saat yang bagus. Pengunjung resto tidak banyak. Kurasa ini saatnya bilang putus.

Min : Aku ingin mengatakan sesuatu

Eun : Apa itu?

Min : Aku ingin kita..

*tiba-tiba grusak grusuk*

Me : Yakk!! Kyuhyun-ah! Kau jahat, kau jahat!

Kyu : Kubilang apa, yang kalah jadi telor busuk. Berarti kau telur busuk. Haha sana pesan sesuatu!

Me : Kau curang! Tidak mau!

Kyu : (berbisik) Yaa~ kita ada di tempat publik. Pelankan suaramu. Bersikaplah yang sopan.

Me : Ne. Chosonghamnida (bungkuk 90 derajat ke pemilik dan pengunjung restoran)

Kyu : Sudah sana pesan! Kau lapar bukan? #patted my head#

Me : Mau apa? Jangmyeon?

Kyu : Ne ^_^

*sementara di meja pojokan

Eun : Eh? Bukankah itu Kyuhyun-ssi? Dan wanita itu.. apa itu pacarnya? Pacarnya tidak cantik

Min : Bukan!! Itu bukan Kyuhyun. Hanya mirip. Kau tahu kan, wajahnya sedikit pasaran

Eun : Jinjja?

Min : *tutup muka* Aishh~ kenapa mereka berdua ada disini?? Sial. Hilang kesempatan.

Eun : Chagia..?

Min : Semoga mereka tidak makan dimeja dekat sini..

Eun : Chagia~ kau ingin mengatakan sesuatu bukan?

Min : Err.. nanti saja, setelah makan *masih tutup muka*

Eun : Sikapmu aneh..

Min : *matanya masih mengawasi Kyuhyun san Chirokyu*

Eun : Kenapa kau diam saja? Apa kau bosan bersamaku?

Min : Tidak, aku hanya...

Eun : Huweeee~ kau bosan. Pasti karena aku gendutan kan? Huweee

Min : Tidak! Kau cantik. Yeppeunji jinjaya.. sstt keumanhae~

Eun : Hiks hiks. Benarkah?

Min : Jinjjayo..

Eun : Mirip emma watson?

Min : Iyaa, mirip emma watson

Eun : Huweeee! Padahal aku kan lebih cantik. Huwee

Min : EH?

Eun : Hiks hiks

Kyu : *menghampiri meja di sebelah meja Sungmin*

Min : *hampir keselek*

Kyu : Chi~ disini saja!

Me : Disini saja deket pintu. Biar mudah keluarnya *ribet bawa nampan*

Min : (Bagus Chirokyu! Bawa Kyuhyun pergi jauh)

Kyu : Aniyo~ aku lebih suka disini, dekat jendela. Kemarilah!

Me : Arraseo.. *menghampiri Kyuhyun*

Min : #gubraaakk (Chirokyu payah)

Eun : Eo? Ternyata benar itu Kyuhyun. Kyuhyun-ah annyeong!! #ngelap airmata#

Kyu : Saeun noona?! Yak kau bersama.. Sungmin hyung? Apa itu kau?

Min : *meringis*

Kyu : Kau tidak bilang mau makan disini? *angkat tangan high five*

Min : Kau juga bilangnya ke kantor imigrasi kan? *nada lemes*

Me : Annyeong Sungmin oppa~ *dadah dadah dari meja sebelah*

Kyu : Aku dan Chirokyu akan makan di dekat pintu saja. Mianhae sudah mengganggu kencan kalian (punya firasat nggak enak ke Sungmin)

Min : Iya silahkan..

Eun : Aniyo~ kalian boleh duduk bersama kami.

Min : NE??

Eun : Tidak apa-apa kan? *menggenggam tangan Sungmin*

Min : Ne.. (muka asem)

Kyu : Tidak. Aku akan makan dimeja sebelah. Selamat menikmati makanannya. ^^

*Setelah Kyuhyun pergi ke mejanya*

Eun : *Ngaduk-aduk strawberry juice nya*

Min : (Mumpung Chirokyu dan Kyuhyun sibuk makan) Saeun-ah, aku ingin kau tau sesuatu.

Eun : Apa itu?

Min : Begini langsung saja.. aku tidak mau berbasa-basi. Aku juga tidak ingin kau menunggu. Ini juga demi kebaikan kita....

Min : (Saeun-ah, aku ingin kita putus)

Eun : ....

Min : Saeun-ah, aku ingin kita....

Kyu & Chi : MENIKAH..

Min : Eh??? *membelalakkan mata*

Eun : Benarkah?

Min : Aniiyo, ini.... *melotot ke arah Chirokyu dan Kyuhyun*

Me : Kau mau bilang itu kan, oppa?

Kyu : Aku bantuin hyung..

Min : Aniyo, Saeun-ah..

Eun : Haengbokhae.. gomawo

Min : Eh? tidak! Tidak ini...

Eun : Lamarannya tidak romantis. Tapi aku suka. Ini yang kutunggu *Langsung meluk Sungmin*

Min : T.T



==========

Me : Aku merasa jahat pada Sungmin oppa..

Kyu : Wae?

Me : Apa kau sudah memikirkan ini? Bagaimana kalau Sungmin oppa dikeluarkan? Bagaimana kalau SM tidak setuju?

Kyu : SM pasti setuju. Di kontrak perjanjian tidak ada larangan untuk menikah.

Me : Ahh~ keurokuna..

Kyu : Terimakasih telah memberi tahu.

Me : Ne. Terimakasih juga sudah bisa diandalkan.

Kyu : *Mengangkat tangan*

Me : Mwoya?

Kyu : High five! Rencana kita menyatukan Sungmin-Saeun berhasil ^_^

Me : *Meraih tangan Kyuhyun* Sugohaseyo! Kerja yang bagus! ^_^

Kyu : Hampir saja mereka putus yaa.

Me : Ne, untung tadi aku menguping. Aku juga tidak setuju mereka putus. Mereka sudah lama berhubungan. Kenapa Sungmin oppa bisa mikir untuk putus segala sih

Kyu : Mungkin dia tidak enak pada Saeun.

Me : Padahal Saeun unnie oke-oke saja tuh. Dia mengerti Sungmin oppa jadwalnya seabrek gitu.

Kyu : Berarti inti masalahnya cuma di Sungmin hyung doang. Dia memang terlalu pemikir. Aku yakin Sungmin hyung cinta banget sama Saeun.

Me : Tapi Kyu.. Bagaimana dengan ELF?

Kyu : Ehmm.. Molla.

Me : Kita pasti bisa melewati ini..

Kyu : Kita?

Me : Super Junior, Sungmin, Saeun, ELF, SM..

Kyu : Berarti kau tidak termasuk..

Me : Aku termasuk yang ELF! Parah banget sih, aku nggak diakuin. Aku sih ngga masalah. Cuma masalahnya adalah malam ini. Kau siap dicemberutin Sungmin semalaman?

Kyu : Dicemberutin sih mending. Gimana kalau dia mogok makan seminggu?

Me : Ini gara-gara kita sih..

Kyu : Sebentar lagi, mungkin malam ini, rumor itu akan keluar.

Me : Secepat itu?

Kyu : Hmm. Oh iya kalau Sungmin cemberut sama kita. Kita godain lagi sampai dia luluh. Aku yakin dia akan mengerti, kalau kita melakukan ini demi kebaikannya.

Me : Ne~ *menendang-nendang batu kerikil dijalan* kira-kira mereka berdua sedang apa ya?

Kyu : Nuga?

Me : Sungmin Saeun..

Kyu : *ngeliat arloji* jam 11 malam.. Saeun noona pasti sudah dirumahnya mimpi dengan indah..

Me : Kalau Sungmin oppa?

Kyu : Di depan pintu dorm. Dengan panci dan penggorengan, menunggu kita pulang.

Me : Err.. Aku jadi tidak ingin pulang

THE END

1 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus