Selasa, 29 Juli 2014

Magic Book

Annyeong!

Ini fanfic dalam rangka menyambut Teuki pulang wamil.

Kan ceritanya ada yang baru pulang wamil nih, jadi saya iseng bikin cerita. Nggak iseng sih, tapi niat. Mumpung liburan gituuu. Cast utamanya Eunhyuk. Iya Eunhyuk! Masalah? Dia bias gue.

Soal Teuki yang baru pulang wamil tenang aja. Dia ada juga kok. Tapi jadi figuran. Udah yaa silahkan baca.

Title : Magic Book

Author : Murniati Imnida

Genre : Comedy

Cast : Super Junior member >> Eunhyuk ; Leeteuk (sebut saja Teuki) ; Lee Sungmin ; Kyuhyun & Siwon (jangan ngarep apa-apa, mereka cuma numpang nama)

Length : Oneshoot

Disclaimer : All cast are belong SM Entertainment. Story line is mine. Kyuhyun's wife.

Here the story begins..

Eunhyuk lagi tidur-tiduran. Biasa, masa-masa liburan bikin dia suntuk, apalagi dia gak punya pacar buat diapelin. (Eunhyuk dalem hati, sialan nih authornya, gak usah diperjelas keleus).

"Hyuk!"

Tiba-tiba sebuah suara memanggilnya. Dia tau banget siapa pemilik suara itu. Teuki hyung. Dan biasanya kalo udah manggil seperti itu bakal jadi pertanda buruk.

"Beliin hyung deodorant!" sambung Teuki cepat.

Eunhyuk langsung nutupin mukanya pakai bantal. "Sibuk hyung!" katanya berkilah.

"Sibuk ngapain?" tanya Teuki yang mukanya udah nyembul dibalik pintu kamar Eunhyuk.

"Sibuk tidur-tiduran.."

"Itu mah nggak sibuk" Teuki mengambil bantal yang Eunhyuk pegang seraya ngasih duit goceng "Nih, cari yang aroma strawberry. Buruan gak pake lama. Hyung mau kerumah pacar nih"

"Aroma strawberry? Mana ada hyung?" tanya Eunhyuk heran. Heran karena deodoran rasa strawberry dan duit gocengan itu. Dia tau hyungnya itu orang terpelit nomor satu didunia, tapi gak gini juga. Mana dapet deodoran goceng? Pelit tuh kira-kira dong.

"Ada. Cari aja dibagian anak-anak. Udah yaa, hyung mau mandi"

"Iya hyung.." ujar Eunhyuk nurut. Nggak apa-apa deh nombok juga. Kasian hyungnya, jadi miskin semenjak pulang dari wamil, pikir Eunhyuk. Tapi hyungnya itu termasuk enak, pulang wamil dapet pacar.

"Tau gitu gue wamil sekarang dah" katanya menggerutu. Eunhyuk bergegas ngambil sendal swallownya dan berangkat ke minimarket yang nggak jauh dari rumah. Sebelum itu sisiran dulu, siapa tau ketemu jodoh.

Sesampainya di minimarket #Perjalanannya di skip aja. Soalnya nggak mungkin author nulis semuanya seperti Eunhyuk lagi jalan pake kaki kanan, Eunhyuk lagi jalan pake kaki kiri, sekarang Eunhyuk lagi garuk-garuk kepala#

Eunhyuk langsung ke rak deodoran dan meraih botol pink rasa strawberry yang ukuran kecil bergambar spongebob. Dilihatnya bandrol harga dibawah deodoran itu. 12500.

"Ini mah banyakan nomboknya"

Dia segera pergi ke mbak-mbak kasir cantik di depan.

"Ini aja kak?"

Eunhyuk hampir terjungkal kebelakang. Pasalnya mbak-mbak yang dia kira manis ternyata bersuara jantan.

"I..iya mbak"

"Embak embak!! Gue cowok! Gue mas-mas!"

"I..iya mas. Maaf, kirain..."

"Jadi 12500. Oh iya...." mas penjaga kasir itu mencondongkan tubuhnya dengan suara berbisik ia berujar "Saya punya barang ajaib"

"Hah?"

Mas-mas itu menyerahkan buku dari kulit ke hadapan Eunhyuk. "Jika kamu menggambar sesuatu diatas buku ini, ia akan menjadi nyata"

"Hah?" Eunhyuk masih nggak konek.

"Saya Lee Sungmin. Sebenarnya saya itu malaikat. Saya menyamar sebagai pegawai disini hanya untuk menyerahkan buku ini ke kamu" ujar malaikat Sungmin serius.

"Kenapa saya?"

"Nggak tau juga. Saya cuma disuruh atasan saya, si ratu malaikat. Mungkin ratu malaikat ngasih ini ke kamu sebagai hadiah aja, atau barangkali karena kamu baik hati, suka menolong tapi selalu teraniaya. Entahlah."

Alesannya nggak ngenakin banget, pikir Eunhyuk. Dia menatap buku itu tajam. Ambil aja kali yaa, toh gak rugi ini. Untung malah, dia bisa punya apapun dengan buku ini. Dia bisa aja gambar uang sejuta, terus jadi nyata..

"Oke! Saya ambil" ujar Eunhyuk dengan nada mupeng "Makasih yaa malaikat Lee Sungmin sudah menyampaikan buku ini ke saya"

Eunhyuk baru saja mau pergi kalau tangannya gak keburu dicegah.

"Tapi ingat, kalo kamu menggunakan buku itu untuk niat tidak baik, saya ambil buku itu" perintah Sungmin

Eunhyuk menangguk pasti lalu jalan lagi.

"Tunggu!!"

"Apalagi?"

"Nggak ngasih tip ke saya? Bayar gocap kek buat ongkos pulang. Tadi saya berangkat dari kerajaan jalan kaki loh. Sekalian deodoran tadi belom dibayar. Jadi 62500." ujar malaikat Sungmin tanpa ragu secepek pun.

"Emang ratu malaikat gak ngasih ongkos?"

"Ngasih sih. Tapi udah saya jajanin buat pacar saya tuh"

Eunhyuk mengkeret. Kayaknya dunia ini kompak banget bikin Eunhyuk terhina. Mentang-mentang dia gak punya pacar, sekarang malaikat malah bikin dia lebih terhina dengan punya pacar.

"Ini mah sama aja saya bayar!"

"Hihihihi"

#Sesampainya di rumah. Perjalanannya author skip lagi#

Setelah ngasih deodoran ke Teuki, Eunhyuk langsung masuk kamar mencoba buku itu. Dia mencibir, kelihatannya ini cuma buku biasa.

"Ahh palingan gue dibo'ongin lagi." Tak pecaya dengan kejadian tadi Eunhyuk mulai menggambar kotoran di buku itu. Gambar itu mulai bergerak, tanpa ia ketahui sebentar lagi gambar itu benar-benar menjadi nyata.

"Huwaaaaaaaaa!!!" Eunhyuk teriak kaget. Dia membaui kotoran itu dan menyentuhnya dikit. "Beneran muncul kotoran. Malaikat boncel itu gak bo'ong ternyata"

#Malaikat (boncel) Lee Sungmin : Huatchiiimmmm

"Hyuk, kenapa teriak-teriak?" Suara Teuki muncul dari balik pintu. Eunhyuk dengan kilat berlari menuju pintu dan membukanya sedikit. Menyisakan muka dengan senyum manis yang malah bikin hyungnya curiga

"Gak apa-apa kok hyung."

"Laptopnya ke format lagi? Videonya ke apus lagi"

"Enggak hyung. Yaelah kenapa sih aku selalu dikaitkan dengan hal itu. AKU KAN UDAH TOBAT HYUNG... dikit."

"Bagus itu. Yaudah ini sekalian hyung mau pamit kerumah calon mertua. Do'ain biar lancar yaa hehe.... eh tapi ini.. kok kayak ada bau-bau gitu yaa. Kamu nyium gak?"

Eunhyuk panik. Dia gak bisa bilang jujur tentang kotoran dari buku itu. "Anu hyung.. tadi aku abis buang angin. Kembung banget ini perut. Ini aja belum selesai, mau kentut lagi"

Teuki mendelik. Eunhyuk berdoa berkali-kali semoga hyungnya gak curiga "Lain kali makan makanan yang sehat ya. Beneran ini bau banget! Yaudah hyung berangkat dulu"

"Iyaa hati-hati hyung!!" Eunhyuk mendesah lega. Untung hyungnya bisa dikibulin dikit. Eunhyuk menyeringai mengambil buku itu.

"Gue bisa gambar yang gue mau muehehehe.. ehh tapi buang ini dulu deh." tawanya ia tahan sebentar berganti rasa sesal gara-gara kotoran

=============

Eunhyuk baru saja dapat buku ajaib. Buku yang apabila digambar sesuatu diatasnya akan menjadi nyata. Dan sekarang ia sedang di rumah berdua saja dengan si buku. Iya berdua saja, karena hyungnya sedang malam minggu di rumah pacarnya, sementara Eunhyuk kan gak punya pacar (Eunhyuk : Yaelah author!! Plis deh T_T)

"Hihihi. Jadi bingung mau gambar apa. Ohh iya.. pertama duit dulu! Karena hal nomor satu yang nggak gue punya adalah duit"

Dengan tangkas Eunhyuk menggambar duit diatas buku itu. Nggak banyak-banyak, sejuta aja. Selain biar nggak jadi efek inflasi (Cieehh), dia juga gak mau dicurigain maling sama hyungnya apalagi jika sampai nanti malah dipinta-pintain.

Voila. Duit sejuta sudah bertengger dengan manis di atas buku itu. Eunhyuk menangis terharu. Lebay.

"Aku tak sangka dapat duit semudah ini hiks hiks" ujar Eunhyuk mengusap air matanya dengan lap piring yang entah ia ambil dari mana.

"Selanjutnya..!" Ia menggambar snack-snack beserta minuman bersoda. Tak lama snack-snack tersebut muncul ke permukaan buku. Eunhyuk yang senang bukan kepalang segera memakannya.

"Huweekkkk! Kok gak enak!!?" Eunhyuk meringis kesal "Gara-gara kotoran tadi sih! Ehh apa gara-gara gambarnya jelek yaa?"

"Kayaknya emang gambarnya yang jelek. Nggak berbakat gambar sih"

Eunhyuk mulai bete. Bukunya ia lempar ke bawah kasur. Dan ia memilih tidur. Namun tak lama kebeteannya berangsur-angsur hilang setelah akal bulus nan liciknya mulai bekerja.

"Sepertinya Teuki hyung pulangnya lama..."

Kita semua sudah tahu apa yang akan ia lakukan.

"Hyuna.. Hyorin.. atau Jaekyung yaa?" tanduk merah seakan muncul dari balik kepala Eunhyuk "Atau... tiga-tiganya??"

"Baiklah tiga-tiganya!!" Eunhyuk kumat! Dan kalau sudah begitu tak ada yang bisa menghentikannya. Satu mungkin wajar, tapi ini tiga!!

Untung gue gak punya pacar hahah! Pikirnya

"Bagian ini agak diperbesar. Supaya terlihat berisi!" ujar Eunhyuk menggariskan segalanya dengan seksama. Penanya menari-nari di atas kertas, menggambarkan tubuh yang mempesona ketiga artis tersebut..

Pletak pletak pletak! Pletak!

(Garis-garis, lengkungan dan semuanya tentang bagaimana Eunhyuk membuat gambar itu di skip aja. Author sudah dijitak Siwon 3 kali, plus bonus dari Teuki karena udah bikin rating fanfic ini jadi 17+)

(Kyuhyun gak tau kemana, tumben dia nggak ngikut jitak)

"Selesai!" Eunhyuk tersenyum puas. Namun ketika melihat gambar itu dengan seksama dia seperti merasa ada yang kurang.

"Ahh iya.. ada yang ketinggalan" ia menambahkan tulisan "aku cinta eunhyuk" diatas ketiga gambar itu

Eunhyuk melihat gambar itu lagi. Sepertinya ia terlalu membuat-buat semuanya. Ia berencana membuat gambar wanita yang berisi, tetapi kok malah jadi seperti atlit sumo?

Eunhyuk buru-buru menghapus ketiga gambar itu. Tapi telat. Gambar wanita itu telah bergerak menjadi nyata.

"Aku cinta eunhyuk!"

"Aku cinta eunhyuk!"

"Aku cinta eunhyuk!"

"HUWAAAAA!!!"

Ia terbirit-birit keluar rumah. Dia mendapati tiga gambar itu tengah mengejarnya cepat. Ia melajukan larinya lebih cepat sampai tak terasa ia telah sampai jalan raya.

Tiiiinnn!!

Braaakkk!!

Suara hantaman terdengar keras. Namun di malam minggu yang sepi itu tak banyak yang menyadari..

"Huweeee!! Gambar gue!" Eunhyuk nangis lebay

Iya. Yang tertabrak itu bukan Eunhyuk, melainkan gambar ketiga wanita tadi. Tak menyisakan apapun selain debu. Super truk yang menabrak saja juga linglung.

"Sudah nangisnya Hyuk?" tak jauh dari situ terdengar suara yang menganggu acara tangis-tangisan Eunhyuk.

"Hiks hiks, ngapain lu disini?" tanya Eunhyuk ke sebuah suara yang tak lain suara Lee Sungmin. Malaikat boncel yang doyan permen. (Di lempar martial art dari Sungmin)

"Mau ngambil buku ajaib."

"Eh jangan!!"

"Gak bisa ini perintah. Bukunya ditarik lagi soalnya kamu tidak memperlakukannya dengan baik. Gitu aja sih dadah"

"Andwaeeee!!" T____T

Ctring!

Malaikat Sungmin menghilang.

Supir truk melongo.

Dan Eunhyuk masih jomblo... (Eunhyuk : AUTHOOORRR!!!)

THE END

Tidak ada komentar:

Posting Komentar