Jumat, 09 Mei 2014

Careless

Sungguh, aku tidak ingin terlalu memusingkan ini!

Berharap bisa berbicara padanya, mendengarkan kisahnya, berbagi cerita, tapi aku tidak melakukan banyak hal agar tak terlihat sedang mencari perhatian.

Namun dia terlalu cuek! Asik dengan dunianya. Tidak tahu bahwa ada seseorang yang bisa sangat bergembira apabila didekatnya.

Aku bahkan merasa seperti menjadi orang lain. Berpura-pura menjadi ceria, aktif dan lucu agar dia bisa tertarik. Tapi nyatanya, dia benar-benar tidak peduli.

Dia.... memang tidak menyukaiku.
=====

#Traffic Jam

Kyu : Chi...

Me : Ne?

Kyu : Bengong saja..

Me : Ada apa?

Kyu : Kau punya uang cash tidak?

Me : Eolmana?

Kyu : Sepuluh ribu.... Gomawo, pinjam sebentar ^_^

Me : Eo...

#Ternyata buat beli majalah

Me : Aku tidak tahu, di jaman modern seperti ini, majalah masih bisa digemari. Jadi untuk apa internet diciptakan?

Kyu : #liat-liat majalah# Sebagian orang masih menyukai cara konvensional.

Me : Dan kau termasuk diantaranya?

Kyu : Ne. Buku, majalah, koran tidak akan musnah oleh waktu. Pernah membayangkan bagaimana jadinya kalau tiba-tiba internet dunia mati? Kurasa kita akan menyesal. Jadi... #ketuk2an jarinya ke majalah# ini juga penting.

Me : Arraseo. Tapi kan semakin banyak kertas, semakin banyak hutan yang ditebang, Kyu.

Kyu : Itulah perlunya ada penghijauan... atau cara lain seperti daur ulang ^_^

Me : Dan aku juga tak perlu kuliah darimu. Aishh lama-lama seperti dosen saja.

Kyu : Yaaa. Kan kau duluan yang nanya-nanya..

#silent in couple of times

Kyu : #asyik baca majalah

Me : Kyuuu...

Kyu : Apa?

Me : Kemarin, saat dikelas aku dikritik habis-habisan oleh dosen. Aku tidak melakukan tugasku dengan baik.

Kyu : Namanya juga belajar..

Me : Terus aku jadi harus bikin revisi tugas. Hiks.

Kyu : Jadi?

Me : Tak apa-apa..

Kyu : Mau butuh bantuan?

Me : Hee???

Kyu : Tapi tidak gratis..

Me : Yakk~ kau ini sama manajer sendiri pelit. Katanya artis papan atas.

Kyu : Bukan masalah artisnya Chi, ini tentang skill dan expertise.

Me : Aniyaaa. Siapa bilang mau dibantuin? Aku bisa melakukannya sendiri kok..

Me : Kyuhyuniee..

Kyu : Wae?

Me : Bisakah kau bernyanyi untukku? Lalu kau bilang.. Chirokyu-ya saranghae. Himnae!

Kyu : Wusuowei.. wusuowei.. Chule ni wo hai neng ai shang shui...

Kyu : Chirokyu-ya saranghae.. himnae!

Me : Hiks hiks hiks..

Kyu : #Kaget, berhenti baca# Wae..waeyo??

Me : Aniyaa, gwaenchana hiks

Kyu : Tidak mungkin baik-baik saja. Apa aku bernyanyi terlalu pendek? Baiklah aku akan ku buat lebih panjang..

Me : Ani~ justru sangat berterima kasih. Gomawo sudah mau bernyanyi untukku hiks hiks

Kyu : Chi..

Me : Hiks. Ne..

Kyu : Jangan membantah. Hentikan mobilnya cepat.

ckiitt

Me : Sudah. Waeyo?

Kyu : Biar aku yang menyetir.

Me : Andwae~~~~ ini tugasku bodoh!

Kyu : Kau terlihat kacau. Tidak baik menyetir dalam kondisi seperti ini.

Me : Apalagi kau yang menyetir. Akan lebih kacau. #mendesis #sambil pindah ke jok samping

Kyu : Ehhh?? Sial.. lagi galau masih sempet-sempetnya menghina. Aku mendengarnya, kau tau?

Me : #pout

Kyu : Memang aku sedikit payah, tapi tidak sepayah Donghae jadi tenang saja.

Me : Kenapa tau aku lagi sedih?

Kyu : Itu kelihatan sekali loh..

Me : Bisa saja, aku tadi cuma terharu mendengar suaramu.

Kyu : Terharu sama sedih mudah dibedakan. Yang tadi itu sedih. Kenapa sih?

Me : Kan aku udah bilang. Aku cuma terharu.

Kyu : Gotjimal hajima..

Me : Iya karena tugas tambahan dari dosen, yang bikin aku jadi pusing.. Aduh pusing banget nih.

Kyu : Kau sudah berbohong dua kali padaku.

Me : Beneran gara-gara itu kok!! ><

Kyu : Peduli amat ama tugas!

Me : .....

#He holds my hand

Kyu : Aku paham. Pasti gara-gara pria itu, bukan?

Me : ....

Kyu : Nae daedabwa..

Me : Matjyo. Ahhh aku memang payah dalam berbohong. Mianhae :')

Kyu : Berhentilah..

Me : #mendorong pelan# mwoyaaa?? Aku udah gak nangis kok..

Kyu : Apa yang pria itu perbuat?

#His eyes looks avoiding my eyes. I don't get why... His eyes looks watering as if his heart has been hurt#

#And it makes my heart more hurt than before.. More than my recent problem#

#May be....#

#No. I should be honest to him.#

Me : Dia mengacuhkanku. Dia tidak peduli. Dia tidak mengerti perasaanku. Kurasa dia tidak menyukaiku. Dia selalu terlihat menjauh semakin hari.

Kyu : ...

Me : Aku tidak terlalu mau memikirkan ini terus. Tapi pikiran ini yang selalu muncul tiba-tiba dan... jujur ini sangat menggangguku. Aku tidak siap bila aku harus jauh darinya.

Me : Aku ingin bersamanya. Setidaknya menjadi teman dekatnya. Mungkin aku kurang cantik, jadi dia tak mau berteman denganku.

Me : Kau mengerti kenapa hal sepele ini bisa membuatku seperti frustasi. Aku terlalu bodoh untuk memahami semuanya. Apa yang harus ku lakukan?

Kyu : Bolehkah aku berkata "Tinggalkanlah dia..."

Me : Ne? Apa tadi kau bilang..

Kyu : Aniya... Berusahalah. Tetap menjadi diri sendiri. Raih prestasi cemerlang. Dan jadilah pribadi yang feminin. Mungkin dia akan melihatmu..

Me : Benar. Aku selama ini suka berpura-pura menjadi orang lain. Baiklah aku akan berusaha. Gomawo ^__^ saranghae!

Kyu : Jangan mudah mengucap kata cinta, bodoh! Gadis feminin bukan seperti itu.

Me : Arraseo!! Terima kasih sudah dengar ceritaku. Kita makan yaaa? Aku yang traktir..

Kyu : Cishhh, memangnya gajimu berapa?

Me : Yakk! Memang tidak sebanyak kau! Aku hanya ingin balas budi. Kau sudah terlalu banyak membantu Cho kyuhyun yang tampan.

Kyu : Ucapan terima kasih sudah cukup kok.

Me : Tidak mau! Tidak mau! Aku mau traktir ^^

Kyu : Iya iya terserah -__-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar