Senin, 23 Desember 2013

Obsession

(All cast are belong SM Entertainment)

Ting tong ting tong.

Bel istirahat Gyeongi high school berdentang. Para guru yang tengah mengajar di setiap kelas berhenti sejenak untuk istirahat jam makan siang. Beberapa siswa segera berlari keluar menuju kantin, sedangkan beberapa siswa lain masih berada di dalam kelas.

"Seo, kau mau ke kantin?" panggil Hyoyeon setelah melihat teman semejanya sudah berada di ambang pintu kelas.

"Eung eung.." sahut Seohyun seraya mengangguk kemudian melanjutkan "Mau ke kantin bersamaku?"

"Anii, aku sudah bawa bekal. Kita makan bersama saja yuk" tawar Hyoyeon sambil mengeluarkan beberapa kotak makannya. Dia bawa banyak rupanya.

Seohyun tertawa kecil, lucu melihat Hyoyeon tengah kerepotan membuka tutup kotak makanannya satu per satu. Kadang dia bertanya-tanya, Hyoyeon itu mau sekolah atau piknik sih. Bawa makanan sebanyak itu.
"Arraseo. Kalau begitu aku beli minuman saja. Kau ingin ku belikan apa?" tanya Seohyun

"Hmm air mineral. Yang botol besar ya" jawab Hyoyeon

"Ne, chankaman"

Seohyun langsung beranjak pergi. Berlari seorang diri dari kelas menuju kantin. Dia nampak terburu-buru. Siapa yang tahu, ternyata ia punya maksud tertentu, selain membeli minuman.

"Ah! itu dia" ucapnya ketika dia menemukan orang yang dicarinya. Dengan napas terengah-engah sambil membawa dua botol besar minuman, dia menghampiri meja yang di penuhi segerombolan namja disudut kantin.

"Kyuhyun!" panggil Seohyun datar. Sementara si pemilik nama itu langsung menengok dan menaikkan kedua alis tebalnya. "Apa?" sahut Kyuhyun dengan nada malas

"Aku ingin berbicara denganmu" jawab Seohyun menatap Kyuhyun tajam.

"Wahh, itu pacarmu? Cantik sekali" seru salah seorang diantara namja-namja itu. Sontak semua namja yang berkumpul di tempat itu langsung tertawa.

Kyuhyun menghembuskan napas panjang sambil menggeleng. Sebagai respon jawaban tidak.

"Mau bicara apa?" tanya Kyuhyun masih dengan nada malas. Dalam hati Seohyun sebenarnya ingin mencekik leher namja ini kuat-kuat. Cuek sekali di depan wanita, tidak bisa lebih manis sedikit.

"Aku ingin kita bicara ditempat lain" jawab Seohyun.

"Oh oh. Jangan bilang ingin menyatakan cinta. Hahaha" semua namja-namja itu tertawa kembali setelah mendengar celetukan tak sengaja dari mulut salah satunya.

"Tidak mau. Bicara disini saja" sahut Kyuhyun. Sekali lagi, Seohyun harus mengontrol dirinya untuk tidak melakukan aksi anarkis karena ulah Kyuhyun yang menyebalkan itu.

"Baiklah. Kebetulan sekali. Kalo begitu, orang-orang yang berada di kantin ini, termasuk teman-temanmu bisa menjadi saksi."

"Saksi untuk apa?" Kyuhyun mengernyitkan dahinya. Seohyun tersenyum sarkastik sambil memajukkan telunjuknya dihadapan Kyuhyun.

"Aku menantangmu, Cho Kyuhyun" tegasnya.

~ Flashback on ~

Seo Joohyun. Gadis yang kerap kali dipanggil Seohyun adalah siswi yang berpredikat sangat baik dalam nilai-nilainya. Semester pertama bersekolah di Gyeongi high school, ia mendapat nilai rata-rata 9,8 di rapornya. Begitu pun di semester dua dan semester tiga. Nilainya tidak pernah kurang dari 9,5.

Namun, pada semester ke empat. Tepat setelah kedatangan siswa baru dari Nohwon, Seohyun perlahan bergeser secara terpaksa dari posisinya. Siswa baru itu selalu meraih skor dengan sempurna. Sebetulnya, nilai mereka tidak jauh berbeda, siswa baru itu sedikit lebih unggul. Namun, itu cukup mampu membuat Seohyun sering mendesah tidak suka.

Gara-gara itu, Seohyun menjadi sering berfikir untuk mengganti cara belajarnya. Namun tetap saja tidak merubah apapun. Memang dasarnya, anak baru itu berotak jenius. Dan nama anak baru itu adalah Cho Kyuhyun.

Maka dari itu, pada hari ini. Seohyun menantang Kyuhyun untuk berduel dengannya. Memperebutkan posisi pertama di semester selanjutnya.

~ Flashback off ~

"Hahaha kalau aku dapat posisi pertama lagi, aku dapat apa?" tanya Kyuhyun setelah ia selesai tertawa keras karena mendengar tantangan dari yeoja di hadapannya itu.

"Kau akan ku traktir makan sepuasnya. Di resto mahal sekalipun" ujar Seohyun. Ya, dia yakin Kyuhyun akan menanyakan itu, makanya dia telah memperhitungkan segalanya.

"Haha itu basi, Seohyun. Kalau yang seperti itu aku juga bisa sendiri" Kyuhyun tergelak kemudian melanjutkan "Tidak ada yang lebih menarik, ya?"

"IPAD 5" kata itu tanpa sengaja meluncur dari mulut Seohyun. Ia menyadari kebodohannya sesaat. Yeah, barang itu di USA saja belum rilis, apalagi di korea. Sudah pasti. Kyuhyun pasti akan menertawainya habis-habisan.

"Hahahah. Barang itu kan..." Kyuhyun sengaja menggantung kalimatnya.

"Iya aku tau! Aku akan langsung membelikannya begitu rilis. Lagi pula kau yakin sekali. Ini kan seandainya kau menang"

"Itu kurang keren, Seo"

"Ya!! Itu cukup bagus untuk anak sekolah sepertimu"

"Bagaimana kalau 3 permintaan?"

Seohyun menimang-nimang seraya menatap sosok jahat di depannya. Berpikir hati-hati supaya tak terjerumus dan akhirnya nanti dia sendiri yang rugi.

Tapi bukankah itu jadi tantangan? Semakin besar permintaan Kyuhyun, semakin besar pula tekad untuk mengalahkannya.

Dia harus yakin, dia akan menang. Dia pasti akan menang atas Kyuhyun.

Seohyun mendengus pelan "Baik 3 permintaan! Asal logis, masuk akal, dan tidak macam-macam" jelasnya

"Lalu? Kalau aku kalah?" tanya Kyuhyun

Seohyun menjeda napasnya "Kalau kalah yasudah."

"Eh? Kau tidak mendapatkan apapun?"

"Ini bukan taruhan, Kyuhyun. Kalau kau menang, kau dapat hadiahmu. Kalau kau kalah, kau tidak perlu melakukan apapun"

Kyuhyun menyeringai sesaat, kemudian berkata "Ternyata kau wanita yang menarik Seohyun. Sedikit menyesal baru mengenalmu sekarang"

Seohyun bergidik ngeri mendengar ucapan Kyuhyun barusan "Kau bicara begitu karena hadiahmu kan? Tcchh dasar lelaki" Seohyun membalikkan badannya dan beranjak dari situ, sebelum ia tambah muak menghadapi cowok satu itu.

"Selamat berjuang, Seohyun!" seru Kyuhyun dari jauh

"Tidak usah sok dekat denganku, kita ini rival!" ujar Seohyun tanpa menoleh kebelakang. Meski begitu, ia masih bisa dengar jelas, Kyuhyun dan kawan-kawannya sedang tertawa keras. Apa itu lucu? pikirnya.

To be continue..


Tidak ada komentar:

Posting Komentar