Rabu, 06 November 2013

C'mon battle! Suju VS Soshi

Disclaimer : All cast are belong SM Entertainment

This story line is mine

~~oOo~~~~~oOo~~~~~oOo~~~~~oOo~~~

21.00 KST

Tep tep...

"Kyu.."

Tep tep tep..

"Kyuhyun.."

Tep tep tep tep

"KYUHYUN!!"

Sontak Kyuhyun menghentikan langkahnya, menoleh ke arah belakang dengan malas dan mendapati ada wajah yang penuh ketakutan sedang menatapnya dalam.

"Apa sih, Wookie?"

"Kau yakin kita akan ke hutan malam-malam begini?" tanya Ryeowook, entah untuk yang keberapa kali dia menanyakan hal yang sama semenjak berangkat dari rumah.

"Tentu saja Wookie!" jawab Siwon mendahului Kyuhyun.

"Kalau hantunya keluar bagaimana???" cemas Ryeowook. Dia tiba-tiba membayangkan mereka semua akan menjadi santapan siluman-siluman karena telah berani menganggunya.

"Kalau mereka keluar, ya kita duel!" jawab Sungmin, sang penguasa martial art sekenanya

"Duel?? Tidak, itu gila!" bantah Wookie

"Kau pikir kita berlima memakai baju olahraga begini karena apa? Untuk bertarung!". Entah kenapa Sungmin terlihat yang paling semangat diantara mereka berlima.

"Aisshh~ bagaimana mungkin kita bisa melawan makhluk dunia gaib?" sahut Wookie.

"Itu sebabnya kita mengajak Siwon." Donghae akhirnya ikut menyeletuk. Benar, untuk apa mereka bawa seorang anak pendeta jika tidak ada gunanya? Dan celetukan itu dapat anggukan dari semuanya, terkecuali Wookie.

~~oOo~~~~~oOo~~~~~oOo~~~~~oOo~~~

Tengah malam itu mereka berlima, Kyuhyun, Sungmin, Ryeowook, Donghae dan Siwon tengah menyusuri hutan *Ireumi eobseo" Nama hutan yang disebutkan oleh cenayang, Hutan tersebut adalah tempat dimana para hantu pengganggu tinggal.

"Gara-gara ulah para hantu itu, pembuatan taman kampus tak kunjung selesai" Kyuhyun, sang ketua senat berjalan paling depan. Dia menjadi pemimpin tim pemburu hantu saat ini.

"Pokoknya hantu-hantu itu harus segera diberi pelajaran"

"Seenaknya saja mengganggu proyek orang"

"Apa para hantu itu tidak tau, semakin lama proses pembuatan taman itu, semakin banyak anggaran yang keluar"

"Itu artinya tidak menutup kemungkinan biaya kuliah semester depan naik"

"Meresahkan saja"

"Kalian semua telah mengingat strategi kita kan?" tanya Kyuhyun layaknya komandan wamil. Lalu dijawab serempak oleh keempat pengikutnya.

"Begitu keluar langsung diusir!" perintah Kyuhyun

"Apanya yang diusir?"

"YA HANTUNYA!" jeplak Kyuhyun seraya membalikkan badannya ke arah mereka berempat. Setengah frustasi, di saat-saat seperti ini masih saja ada yang bercanda.

Ke empat orang itu langsung melongo tak paham. Kyuhyun menepuk jidatnya keras seraya membatin Ya Tuhan, tabahkan hati saya.

Kyuhyun menarik napas panjang kemudian melanjutkan "Tadi siapa yang bertanya 'apanya yang diusir'?"

Secara serentak Siwon menunjuk Donghae, Donghae menunjuk Sungmin, Sungmin menunjuk Wookie, Wookie menunjuk Siwon.

"Sekali lagi, tadi siapa yang bertanya 'apanya yang diusir'?" Kyuhyun masih sabar.

Kali ini Wookie menunjuk Sungmin, Sungmin menunjuk Donghae, Donghae menunjuk Siwon, dan Siwon menunjuk Wookie.

Kyuhyun tidak tahu harus berbuat apa selain memijat pelipisnya, berharap hatinya menjadi lebih dingin menghadapi mereka berempat. "Kalian tidak tau ya, bagaimana sulitnya bersabar?" lanjutnya.

"Jangan gitu dong, Kyu. Itu artinya, tak ada satupun dari kita yang mengucap demikian." Siwon angkat bicara

"Lagian dari tadi kita gak ngomong apa-apa tuh. Kan kau terus yang bercerita" ucap Sungmin. Kyuhyun tercengang seketika.

"Lalu, yang tadi itu suara siap..."

Hihihihihihihihihihihihhhh

"I..i.tu a..pa?" tutur Wookie gemetar, rasa takutnya kambuh. Spontan mereka berlima memandang sekeliling, mencari asal suara.

Nihil.

Tak ada tanda-tanda keberadaan sosok makhluk lain dimana pun.

"Hei aku diatas sini..." ada suara perempuan, asalnya dari belakang kepala mereka. Dengan slow motion, mereka berlima mendongak ke belakang kemudian ke atas. Terlihat disana, sosok perempuan berambut panjang dengan terusan putih polos mencapai kaki sedang melayang diudara.

"ADA SETAAAAANNN" mereka mulai lari terbirit-birit. Namun, tak sampai detik ke tiga, Kyuhyun kembali sadar atas tujuan awalnya.

"Ya! Kalian kembali! Setan ini harus diusir!!" Kyuhyun memutar langkahnya dan mulai mengejar hantu itu, walau ada sedikit rasa takut. Terpaksa, ke empat temannya pun menyusul Kyuhyun. Tak tega, melihat leadernya berjuang sendirian.

Hup!

Hantu itu menghindar dari Kyuhyun yang hendak mencengkram gaunnya dari bawah. Kemudian, berdiri di depannya.

"HEI! Lancang! Aku ini bukan hantu! Aku dewi hutan ini" tutur dewi itu memperkenalkan diri.

"Namaku Seohyun.." sambungnya sambil terkikik. Agak lucu melihat ada lima namja yang sedang ngos-ngosan karena ulahnya.

"Seohyun?" Kyuhyun menautkan alisnya

"Aneh sekali, itu kan nama namja" sahut Donghae. Secara jelas ia ingat akan nama asli pemeran utama dream high 1.

"Itu Soohyun! Kim Soohyun" Seohyun mengepalkan tinjunya, hendak menahan supaya dia tidak memukul anak yang wajahnya seperti anak SD itu.

"Ohh, kau menonton tivi juga" kata Donghae sedikit takjub baru tahu penonton drama bukan hanya dari kalangan manusia saja.

"Hah~ sudahlah. Apa maksud kalian datang kesini?" tanya Seohyun

"Jadi begini, mbak.."

"Embak! Embak! Lo pikir gw embak lo!"

Donghae langsung berlindung ke punggung Siwon begitu dibentak oleh Seohyun secara tidak santai. Sepertinya Seohyun harus membuat perhitungan dengan anak itu, dari tadi membuatnya naik darah.

"Begini, Kami dengar ada hantu yang menggagalkan proyek pembuatan taman disamping konkkuk university. Bisa kau peringatkan mereka supaya berhenti?" jelas Sungmin

"Oh itu. Itu aku yang menggagalkannya kok.." jawab Seohyun apa adanya. Tak sadar bahwa sebentar lagi kelima anak itu meledak.

"KENAPAAAAA??" koor mereka kompak membuat Seohyun mengerutkan keningnya seraya membalas "Biasa aja kali teriaknya.."

"Ikut aku" lanjut Seohyun. Raut mukanya menjadi lebih serius kala membawa mereka kesebuah tempat yang tak berada jauh dari posisinya sekarang. Kemudian dia menunjukkan sebuah gubuk tua ditengah hutan.

"Itu rumahku, bagaimana menurut kalian?" Seohyun meminta pendapat.

"Jelek. Butut." Kyuhyun yang pertama komentar

"Itu kandang kambing atau apa?" Sungmin yang kedua

"Bentuknya seperti kotak sabun" lanjut Donghae. Entah dapat gambaran dari mana, ia mengatakan kotak sabun.

"Rumah tinggal zaman primitif" kali ini Siwon yang melanjutkan.

"Hei hei, kalian.." potong Wookie. Diantara mereka, Wookie yang tidak berkomentar. Ia hanya sibuk mencari lakban, untuk menutup omongan mereka satu per satu. Dengan begitu mungkin mereka sadar, jika mereka sekarang berbicara dengan dewi sejenis hantu, bukan manusia biasa.

"NAH! Kalian sudah liat kan! Bukannya memperbaiki rumah dewi pelindung kota malah membuat taman. Yang benar saja!! Tidak akan kuampunkan. Aku akan menghancurkan taman itu!!" Seohyun hendak pergi untuk meluluh lantakkan taman itu kalau saja Kyuhyun tidak menghentikannya.

"Hei tunggu!!"

Panggilan itu menghentikan niat Seohyun. Mungkin ada penawaran yang bagus untuk perbaikkan rumahnya, pikirnya. Seohyun segera berbalik dan menatap Kyuhyun dalam. "Apa?" sahutnya

"Jangan gegabah. Ayo kita duel memperebutkan taman itu.." tantang Kyuhyun dengan seringai di bibirnya.

"Apaaa???!!" Tiba-tiba ada 4 suara dibelakang yang berkesan terkejut.

"Kyuhyun, tenanglah" Siwon menepuk pundak Kyuhyun

"Kubilang juga apa? Ini ide gila" Wookie memberi penekanan pada kata-katanya tadi

"Kyu sebaiknya kita serahkan saja" sekarang Sungmin yang mulai gugup "Dia wanita Kyu.."

"Memangnya kenapa kalau wanita?" tanya Kyuhyun keki

"Dia dewi! Dia punya kekuatan" balas Donghae seraya sejenak berpikir dewi itu seperti power ranger dan dia manusia biasa. Apa jadinya nanti? Bisa-bisa ia pulang tinggal nama.

"Apa bagusnya? Dia itu hanya dewi jadi-jadian. Mana ada dewi sekasar itu? Kita pasti bisa, kita berlima!" semangat Kyuhyun tak luntur, biarpun semua anggotanya pesimis.

"Siapa yang kau bilang dewi jadi-jadian hah? Kau pikir aku tidak dengar??" gertak Seohyun jengah melihat kelima namja itu diskusi, bukan menanti jawaban dari dirinya.

"Baiklah, aku terima tantanganmu, manusia!" lanjutnya

"Tapi, Seohyun-ssi benar hanya sendirian saja?" tanya Siwon. Dirinya merasa kemaskulinannya hilang saat tahu dia dan 4 kawannya menantang hanya 1 wanita.

"Hmm, tidak. Akan kuperkenalkan teman-temanku. Teman-teman!"

"Hihihihihihihih"

Tak perlu menunggu lama, hantu-hantu mulai banyak bermunculan dari berbagai arah. Ada yang keluar dari pohon, dari tanah, dari angkasa, dari balik bebatuan. Kemudian melayang-layang mengelilingi Kyuhyun dan kawan-kawannya. Tentu saja itu membuat mereka terkejut, terutama Wookie, terlihat jelas sekali gemetarannya.

Sebenarnya hantu itu cantik-cantik seperti gadis-gadis muda. Namun tidak terpikirkan untuk namja-namja ini. Mereka berasumsi, yang namanya hantu, secantik apapun, tetap saja mengerikan.

"Mereka semua adalah hantu penghuni kota ini. Kalian pasti akan akrab dengan mereka" jelas Seohyun.

"Oke.. mari kita buat simulasinya.."

To be continue~

*Hutan Ireumi eobseo = Hutan tanpa nama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar